Hening Di Balik Sakura
Rp70.000
| Judul | : | Hening Di Balik Sakura |
|---|---|---|
| Harga | : | Rp 70.000 |
| Penulis | : | Prof. Dr. Djodjok Soepardjo, M.Litt. |
| Editor | : | Dr. Hespi Septiana, M.Pd |
| Tata Letak | : | Oky Narna Putra |
| No. ISBN | : | xxx-xxx-xxxxx-x-x |
| Penerbit | : | CV. Lintas Cipta Pustaka |
| Jumlah Halaman | : | 198 |
| Berat buku | : | 250 gr |
| Jenis Cover | : | Art paper |
| Dimensi | : | 182 mm x 257 mm (B5) |
| Kategori | : | Bahasa |
Segala puji bagi Allah, sumber segala cahaya dan kesunyian yang menuntun langkah setiap jiwa dalam pencarian makna. Buku Hening di Balik Sakura ini, lahir dari pertemuan antara pengalaman batin dan keindahan lahiriah yang kutemukan di Negeri Matahari Terbit. Di antara kelopak sakura yang gugur, saya belajar tentang kefanaan. Di antara angin musim semi yang lembut, saya memahami makna kelembutan hati. Dan diantara sunyi kuil-kuil tua di Kyoto atau tamantaman di Tokyo, saya mendengar kembali suara jiwa yang sering tertutup oleh hiruk-pikuk dunia modern.
Setiap esai dalam buku ini bukan sekadar catatan perjalanan, melainkan renungan tentang hidup, zikir, dan pencarian Tuhan dalam keseharian. Saya menulisnya bukan sebagai seorang guru, melainkan sebagai seorang peziarah yang sedang belajar memahami dirinya sendiri. Sakura di sini bukan hanya bunga, melainkan cermin kehidupan,indah, namun sementara; lembut, namun tegar menghadapi musim. Dalam setiap kata, saya ingin mengajak pembaca untuk berhenti sejenak, mendengar kembali detak
hati, menatap diri di cermin waktu, dan merasakan bahwa ketenangan sejati tidak pernah jauh dari kita. Ia hanya tersembunyi di balik riuh langkah dan kabut ambisi. “Hening” bukan berarti diam, tetapi keadaan di mana suara jiwa terdengar paling jernih.
Semoga Hening di Balik Sakura dapat menjadi teman duduk di senja hari, atau sahabat sunyi diantara hiruknya pekerjaan. Semoga setiap
pembaca menemukan sepotong cahaya, sebaris doa, atau bahkan satu alasan kecil untuk kembali mencintai hidup dengan sederhana dan penuh syukur.
Dengan segala kerendahan hati,aku persembahkan buku ini untuk para pencari makna, mereka yang masih percaya bahwa di balik
gugurnya bunga, ada kehidupan yang terus bersemi dalam diam.

Ulasan
Belum ada ulasan.